Kaidah 1: Niat Syarat Seluruh Amal

on Sabtu, 07 Desember 2013
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga shalawat dan salam tercurah untuk imam para rasul, nabi kita Muhammad, beserta keluarga dan para shahabatnya .

Islam adalah syari’at Allah terakhir yang diturunkan-Nya kepada penutup para nabi dan rasul, Muhammad Saw. Islam merupakan satu-satunya agama yang benar. Allah tidak menerima dari siapapun agama selainnya. Dia telah menjadikannya sebagai agama yang mudah. Allah tidak mewajibkan dan tidak pula membebankan kepada para pemeluknya hal-hal yang tidak sanggup mereka lakukan. Islam adalah agama yang dasarnya tauhid, syi’arnya kejujuran, porosnya keadilan, tiangnya kebenaran, ruhnya (jiwanya) kasih sayang .

Sebuah ilmu yang berguna untuk mempelajari Islam adalah ilmu qowa’id fiqh (kaidah fikih), ilmu ini berguna untuk membantu menyelesaikan masalah fikih. Dengan mempelajari kaidah fikih maka berbagai permasalahan bisa terjawab dengan benar. Pembahasan kita yang pertama adalah tentang Niat.

Sumber Hukum Islam

on Sabtu, 30 November 2013
Ahlus Sunnah menggunakan tiga dasar untuk mengukur kebenaran amal manusia, baik yang lahir maupun yang bathin, yang berkaitan dengan Din. Dasar-dasar itu adalah:

1. Kitabullah عزّوجلّ, yang merupakan sebaik-baik perkataan.

Golongan Yang Selamat - Al-Firqah An-Najiyah (Ahlus Sunnah Wal Jama'ah)

Firqah (dengan huru fa' dikasrahkan) artinya sekelompok manusia. la disifati dengan an-najiyah, (yang selamat), dan Al-Manshurah, (yang mendapat pertolongan),
berdasarkan sabda Rasulullah صلي الله عليه وسلم
"Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang tegar di atas al-haq, yang tidak akan terkena mudharat dari orang yang enggan menolong atau menentang mereka, sehingga datanglah keputusan Allah sedangkan mereka tetap dalam keadaan begitu."

Adapun Ahlus Sunnah wal Jama'ah, adalah merupakan pengganti atau nama lain dari kelompok tersebut. Yang dimaksud dengan As-Sunnah adalah Thariqah (cara/jalan ) yang dianut oleh Rasulullah صلي الله عليه وسلم para sahabat beliau, dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka hingga Hari Kiamat.

Adapun al-jama'ah, makna asalnya adalah sejumlah orang yang mengelompok. Tetapi, yang dimaksud dengan al-jama'ah dalam pembahasan aqidah ini adalah Salaf (pendahulu) dari umat ini dari kalangan shahabat dan orang-orang yang mengikuti kebaikan mereka, sekalipun hanya seorang yang berdiri di atas kebenaran yang telah dianut oleh jama 'ah tersebut.
Abdullah bin Mas'ud رضى الله عنه berkata :
"Jama'ah adalah apa yang selaras dengan kebenaran, sekalipun engkau seorang diri."

Dari 'Auf bin Malik رضى الله عنه yang berkata: Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda :
"Umat Yahudi berpecah menjadi tujuh puluh satu golongan, satu golongan di jannah sedangkan tujuh puluh golongan di naar. Umat Nasrani berpecah menjadi tujuh puluh dua golongan, tujuh puluh satu golongan di naar sedangkan satu golongan di jannah. Demi Allah, yang jiwaku di tangan-Nya, umatku akan berpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, satu golongan di jannah sedangkan tujuh puluh dua golongan di naar."

Rukun Iman

Puji dan syukur kepada Allah, Rabb sekalian alam, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw., keluarga dan sahabatnya, yang merupakan teladan kita. Amma ba’du:
Kali ini kami akan menerangkan rukun iman yaitu:

1. Iman Kepada Allah Ta'ala
Iman kepada Allah adalah keyakinan yang kuat bahwa Allah adalah Rabb dan Raja segala sesuatu; Dialah Yang Mencipta, Yang Memberi Rezki, Yang Menghidupkan, dan Yang Mematikan, hanya Dia yang berhak diibadahi. Kepasrahan, kerendahan diri, ketundukan, dan segala jenis ibadah tidak boleh diberikan kepada selain-Nya; Dia memiliki sifat-sifat kesempurnaan, keagungan, dan kemuliaan; serta Dia bersih dari segala cacat dan kekurangan.

2. Iman Kepada Para Malaikat Allah
Iman kepada malaikat adalah keyakinan yang kuat bahwa Allah memiliki malaikat-malaikat, yang diciptakan dari cahaya. Mereka, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Allah, adalah hamba-hamba Allah yang dimuliakan. Apapun yang diperintahkan kepada mereka, mereka laksanakan. Mereka bertasbih siang dan malam tanpa berhenti. Mereka melaksanakan tugas masing-masing sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah, sebagaimana disebutkan dalam riwayat-riwayat mutawatir dari nash-nash Al-Qur'an maupun As-Sunnah. Jadi, setiap gerakan di langit dan bumi, berasal dari para malaikat yang ditugasi di sana, sebagai pelaksanaan perintah Allah عزّوجلّ. Maka, wajib mengimani secara tafshil, (terperinci), para malaikat yang namanya disebutkan oleh Allah, adapun yang belum disebutkan namanya, wajib mengimani mereka secara ijmal (global)

Mengenal Islam Dengan Benar

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga shalawat dan salam tercurah untuk imam para rasul, nabi kita Muhammad, beserta keluarga dan para shahabatnya.

Islam adalah syari’at Allah terakhir yang diturunkan-Nya kepada penutup para nabi dan rasul, Muhammad bin Abdullah صلي الله عليه وسلم. Islam merupakan satu-satunya agama yang benar. Allah tidak menerima dari siapapun agama selainnya. Dia telah menjadikannya sebagai agama yang mudah. Allah tidak mewajibkan dan tidak pula membebankan kepada para pemeluknya hal-hal yang tidak sanggup mereka lakukan. Islam adalah agama yang dasarnya tauhid, syi’arnya kejujuran, porosnya keadilan, tiangnya kebenaran, ruhnya (jiwanya) kasih sayang .

Syarat Utama Menegakan Kalimat Tauhid (Bag. 2)

Puji dan syukur kepada Allah, Rabb sekalian alam, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw., keluarga dan sahabatnya, yang merupakan teladan kita. Amma ba’du:
Sesaat yang lalu kami telah menulis artikel Syarat Utama Menegakan Kalimat Tauhid, yang berisi dalil syarat tauhid dengan No. 1 sampai 4. Pada artikel ini akan membahas No. 5 sampai 8.

Syarat Utama Menegakan Kalimat Tauhid

on Jumat, 29 November 2013
Puji dan syukur kepada Allah, Rabb sekalian alam, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Saw., keluarga dan sahabatnya, yang merupakan teladan kita. Amma ba’du:

Tiada bosan kita membahas dan memposting artikel yang menjelaskan tauhid. Tauhid adalah modal utama menuju ridho Allah dan surganya, batalnya tauhid berarti kerugian yang sangat-sangat besar dimana akan kekallah di neraka.

MAKNA DAN SYARAT LA ILAHA ILLALLAH

La ilaaha illallah adalah kunci Surga akan tetapi tidak ada satu kuncipun melainkan ia mempunyai gerigi. Jika anda datang membawa kunci yang ada geriginya maka akan terbuka bagi anda. Namun jika tidak ada geriginya maka tidak terbuka bagi anda. Sedangkan gerigi kunci ini adalah syarat-syarat La Ilaaha Illallah berikut ini: